id.news

Leo XIV Menunjuk Montse Alvarado sebagai Anggota Dewan Yayasan Vatikan

Penunjukan baru dari Vatikan untuk Montse Alvarado: Leo XIV menempatkan calon kepala komunikasi Vatikan tersebut ke dalam dewan pengurus yayasan barunya, “Fratello Sole” — meski rekam jejak digitalnya di EWTN tidak terlalu membanggakan.

Hari ini, Leo XIV menunjuk Maria Montserrat “Montse” Alvarado sebagai anggota Dewan Direksi Yayasan Fratello Sole yang baru didirikan oleh Vatikan. Ia menjadi anggota ketiga dari dewan pengurus yang terdiri dari tiga orang tersebut.

Alvarado dijadwalkan akan mulai menjabat sebagai Prefek Dikasteri Komunikasi pada 1 November. Ia telah bercerai dan pernikahannya telah dibatalkan oleh Gereja. Ia bukan seorang teolog dan menarik perhatian karena pada tahun 2022 ia berpendapat bahwa orang Yahudi tidak boleh pindah agama ke Kristen.

Peran Perempuan yang Semakin Dominan di Vatikan

Leo XIV mendirikan Yayasan Fratello Sole pada bulan Juni untuk mengawasi proyek agrivoltaik yang pada akhirnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik Negara Kota Vatikan.

Dewan pengurus yang beranggotakan tiga orang tersebut kini terdiri dari:
- Suster Raffaella Petrini, Presiden Yayasan, karena ia juga menjabat sebagai Presiden Pemerintahan Negara Kota Vatikan.
- Uskup Agung Giordano Piccinotti, Wakil Ketua, karena ia menjabat sebagai Ketua APSA.
- Maria Montserrat Alvarado, anggota ketiga yang ditunjuk oleh Paus.

Dari Kegagalan Digital EWTN hingga Vatikan

Penunjukan ini kembali menyoroti rekam jejak digital Alvarado di EWTN.

Ia ditugaskan untuk menata koleksi situs berita dan merek yang terus berkembang, yang telah diakuisisi dan dikembangkan selama bertahun-tahun. Pada bulan Januari, EwtnNews.com diluncurkan sebagai platform global yang menyatukan Catholic News Agency dan operasi lainnya di bawah satu payung digital.

Tujuh bulan kemudian, angkanya tampak mengecewakan. Menurut Cloudflare Radar, EwtnNews.com tidak masuk dalam daftar 100.000 domain terpopuler di dunia.

Yang lebih mengejutkan, data yang tersedia menunjukkan bahwa platform baru tersebut sejauh ini belum mampu menyamai jangkauan digital yang sebelumnya dicapai oleh CatholicNewsAgency.com sendiri.

Terjemahan AI